Perbedaan Tabungan dan Deposito yang Harus Dipahami

Tabungan dan deposito merupakan dua hal yang berbeda namun sama-sama dibutuhkan dalam menyusun finansial masyarakat. Keduanya juga sama-sama merupakan produk dari bank yang sering digunakan oleh masyarakat. Ada yang hanya memiliki tabungan saja, ada juga yang memiliki keduanya yaitu tabungan dan deposito.

Tabungan merupakan simpanan dana berupa uang yang dapat diambil kapan saja saat dibutuhkan dan juga dapat dilakukan penyetoran sewaktu-waktu sesuai keinginan kita. Sedangkan deposito yaitu produk investasi di mana dana yang telah disetor tidak dapat diambil hingga jangka waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Deposito
Deposito

Perbedaan Tabungan dan Deposito

Setelah mengetahui pengertian dari tabungan dan deposito, berikut akan dibahas mengenai perbedaan tabungan dan deposito.

1. Fleksibilitas

Seperti yang telah dijelaskan dalam pengertian tabungan dan deposito, terdapat perbedaan pada fleksibiltas penarikan uang yang tersimpan di dalam tabungan dan deposito. Uang yang disimpan di tabungan dapat diambil kapanpun dibutuhkan sedangkan uang di deposito hanya dapat diambil setelah jatuh tempo.

Masa jatuh tempo deposito berbeda-beda tergantung jangka waktu yang anda pilih. Biasanya bank menyediakan jangka waktu mulai dari 6 bulan dan juga memiliki minimal jumlah deposit yang lebih tinggi. Sedangkan tabungan tidak memiliki minimal jumlah setoran sehingga dapat disetor sesuai keinginan anda.

2. Suku bunga

Deposito memiliki suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga tabungan. Suku bunga tabungan biasanya di bawah 1% sedangkan suku bunga deposito dapat mencapai lebih dari 4% bahkan hingga 7% setiap tahunnya. Suku bunga ini bervariasi sesuai dengan kebijakan bank dan kondisi perekonomian Indonesia. Jadi suku bunga ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Suku bunga deposito yang cukup tinggi membuat masyarakat lebih memilih meletakkan dana pada deposito sebagai investasi untuk mendapatkan keuntungannya. Namun dengan catatan dana yang dimasukkan merupakan dana yang tidak terpakai mengingat dana tidak dapat ditarik hingga jatuh tempo dan juga cukup besar. Dana tabungan biasanya lebih tertuju pada dana darurat.

3. Menabung atau investasi

Tabungan digunakan untuk menabung sedangkan deposito lebih condong ke investasi. Tabungan lebih cocok dijadikan sebagai tempat penyimpanan uang yang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sifat tabungan yang fleksibel cocok digunakan untuk menyimpan uang yang akan digunakan sehari-hari dan memenuhi kebutuhan yang bersifat rutin.

Sedangkan deposito merupakan salah satu produk investasi dari bank yang memiliki resiko rendah sehingga banyak yang mulai berinvestasi dari deposito terlebih dahulu. Nasabah akan mendapatkan keuntungan dari suku bunga yang tinggi namun dana hanya dapat diambil sesuai jangka waktu yang telah ditentukan sehingga deposito lebih cocok untuk kebutuhan jangka pendek hingga menengah.

Tabungan dan Deposito HSBC

Setelah memahami perbedaan tabungan dan deposito, selanjutnya anda dapat memilih bank yang menyediakan layanan tabungan dan deposito salah satunya yaitu HSBC. HSBC menawarkan suku bunga tabungan yang kompetitif yang pastinya akan menguntungkan dan memudahkan nasabahnya serta didukung dengan berbagai fitur menarik. Bahkan nasabah tidak akan dikenakan biaya transaksi sebanyak 30x per bulan saat menarik dana melalui ATM Prima dan ATM Bersama.

Produk deposito HSBC juga memiliki suku bunga yang menarik yaitu 6,25% per tahunnya. HSBC bahkan menawarkan cashback hingga Rp 100 juta dengan total imbal hasil mencapai 7,25% dan total imbal hasil 2,5% untuk deposito USD. Jadi, anda bukan hanya dapat berinvestasi di Rupiah namun juga USD. Anda membutuhkan tabungan dan deposito karena keduanya memiliki keunggulan masing-masing.

About the Author: Dimas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *